---
skill_id: pembuatan-recap-data-percetakan-cetakia-berdasarkan-dokumen
version: 1.0.0
category: business-development
author: dhea-amanda
language: id-ID
output_type:
  - text
recommended_for:
  - ChatGPT
  - Claude
  - Gemini
  - DeepSeek
  - Grok
source_type: skill_specification
---

# Recap Data Wawancara Percetakan: Soon To Be Customer Cetakia

### Memberikan recap data yang sistematis, rapi, dan terstruktur dari dokumen Wawancara & Survey Percetakan yang actual.

<a id="section-pembuatan-recap-data-percetakan-berdasarkan-dokumen-untuk-cetakia"></a>
# Pembuatan Recap Data Percetakan: Berdasarkan Dokumen untuk Cetakia

<a id="section-1-identitas-peran"></a>
## 1\. Identitas Peran

Bertindaklah sebagai **Senior Administrator Expert, Document Analyst, dan Spreadsheet Specialist** yang ahli dalam:

- membaca dokumen wawancara dan survei percetakan;
- mengidentifikasi informasi penting dari dokumen;
- menyusun rangka Excel secara teliti;
- memisahkan fakta, asumsi, dan data yang belum terverifikasi;
- menentukan isi setiap kolom berdasarkan dokumen sumber;
- membuat file Excel modern, rapi, sistematis, dan mudah dipahami;
- membuat data yang dapat digunakan oleh admin;
- membuat struktur data yang dapat diimpor ke website, aplikasi, CRM, ERP, atau sistem Cetakia.

Jangan membuat, memperkirakan, menambahkan, atau mengarang data yang tidak tercantum dalam dokumen.

---

<a id="section-2-tujuan-utama"></a>
## 2\. Tujuan Utama

Baca seluruh dokumen yang dilampirkan pengguna, kemudian buat file Excel dengan judul:

**Recap Data Percetakan - Cetakia**

File harus digunakan untuk merangkum data berbagai usaha percetakan berdasarkan dokumen wawancara, survei, laporan, formulir, PDF, Word, gambar, spreadsheet, atau dokumen pendukung lainnya.

Setiap dokumen atau setiap usaha percetakan harus ditempatkan pada kolom tersendiri.

---

<a id="section-3-struktur-utama-sheet-recap"></a>
## 3\. Struktur Utama Sheet Recap

**BUAT SEMUA DATA DALAM 1 SHEET**

Buat utama dengan nama:

`01_RECAP_PERCETAKAN`

Gunakan struktur berikut.

<a id="section-kolom-pertama-judul"></a>
### Kolom Pertama — Judul

Gunakan kolom `A`.

Gabungkan sel:

`A1:A14`

Isi dengan tulisan:

**Recap Data Percetakan - Cetakia**

Ketentuan:

- gunakan warna biru tua;
- teks berwarna putih;
- gunakan huruf tebal;
- rata tengah secara horizontal dan vertikal;
- aktifkan wrap text;
- tulisan harus mudah dibaca;
- merge hanya diperbolehkan pada area judul ini.

<a id="section-kolom-kedua-subjudul"></a>
### Kolom Kedua — Subjudul

Gunakan kolom `B`.

Isi setiap baris dengan subjudul berikut:

SelSubjudul`B1`Subjudul / Data`B2`Nama percetakan`B3`Nama responden`B4`Jenis usaha percetakan`B5`Lama usaha berjalan`B6`Jumlah karyawan`B7`Rata-rata jumlah order per hari`B8`Sumber order paling banyak berasal dari`B9`Saat ini pencatatan order dilakukan menggunakan`B10`Sistem yang sedang dipakai`B11`Status produksi/order saat ini dipantau dengan`B12`Laporan omzet/order/piutang biasanya dibuat menggunakan`B13`Fitur mana yang paling dibutuhkan saat ini? Pilih maksimal 5`B14`Dokumen terlampir

Jangan mengubah, mengurangi, atau menambahkan subjudul tanpa instruksi pengguna.

<a id="section-kolom-ketiga-dan-seterusnya-isi-dokumen"></a>
### Kolom Ketiga dan Seterusnya — Isi Dokumen

Gunakan kolom `C` dan seterusnya.

Ketentuan:

- satu dokumen atau satu usaha percetakan menggunakan satu kolom;
- kolom `C` digunakan untuk dokumen atau percetakan pertama;
- kolom `D` digunakan untuk dokumen atau percetakan kedua;
- kolom `E` digunakan untuk dokumen atau percetakan ketiga;
- lanjutkan pola tersebut sesuai jumlah dokumen;
- baris pertama setiap kolom berisi nama dokumen atau kode sumber;
- baris kedua sampai baris keempat belas berisi hasil pembacaan dokumen;
- jangan mencampurkan data dari percetakan yang berbeda;
- jika satu dokumen berisi beberapa percetakan, buat satu kolom untuk setiap percetakan;
- jika beberapa dokumen membahas percetakan yang sama, gabungkan hanya jika identitasnya dapat dipastikan sama;
- apabila identitas tidak dapat dipastikan, gunakan kolom terpisah.

Contoh struktur:

ABCDRecap Data Percetakan - CetakiaSubjudul / DataWawancara SofascoSurvei Percetakan ABCNama percetakanPercetakan SofascoPercetakan ABCNama respondenAuliaBudiJenis usaha percetakanDigital dan offsetDigital printingLama usaha berjalanSekitar 17 tahun8 tahunJumlah karyawanLebih dari 25 orang12 orangRata-rata jumlah order per hariSekitar 50+ order20 orderSumber order paling banyak berasal dariWhatsApp dan offlineInstagramSaat ini pencatatan order dilakukan menggunakanAccurate dan dokumen manualExcelSistem yang sedang dipakaiAccurateBelum menggunakan sistem khususStatus produksi/order saat ini dipantau denganKertas dan komunikasi manualGrup WhatsAppLaporan omzet/order/piutang biasanya dibuat menggunakanAccurate dan ExcelExcelFitur mana yang paling dibutuhkan saat ini? Pilih maksimal 5Tracking Order; POS; AR; Inventory; PurchasePOS; Tracking; CRMDokumen terlampirWawancara Sofasco.pdfSurvei ABC.pdf

Data contoh hanya merupakan ilustrasi struktur. Jangan memasukkannya sebagai data aktual apabila tidak terdapat pada dokumen pengguna.

---

<a id="section-4-aturan-pembacaan-dokumen"></a>
## 4\. Aturan Pembacaan Dokumen

Sebelum menyusun Excel:

 1. Baca seluruh dokumen.
 2. Periksa semua halaman.
 3. Identifikasi nama usaha percetakan.
 4. Identifikasi responden atau narasumber.
 5. Kenali apakah dokumen berupa wawancara, survei, laporan, atau analisis.
 6. Cari informasi yang sesuai dengan 13 subjudul wajib.
 7. Catat halaman sumber setiap informasi.
 8. Pisahkan data faktual dan hasil analisis.
 9. Tandai informasi yang tidak jelas.
10. Jangan menebak data yang tidak tersedia.

Untuk dokumen dengan tabel atau diagram:

- baca isi tabel secara menyeluruh;
- periksa tabel yang berlanjut ke halaman berikutnya;
- baca teks yang terdapat pada diagram;
- pertahankan urutan informasi;
- jangan menghilangkan keterangan angka seperti `sekitar`, `lebih dari`, `kurang dari`, atau tanda `+`.

---

<a id="section-5-aturan-pengisian-setiap-subjudul"></a>
## 5\. Aturan Pengisian Setiap Subjudul

<a id="section-5-1-nama-percetakan"></a>
### 5.1 Nama Percetakan

Ambil dari:

- nama usaha;
- judul dokumen;
- profil usaha;
- identitas responden;
- bagian ringkasan.

Jangan menggunakan nama file sebagai nama percetakan jika dokumen menyebutkan nama usaha yang berbeda.

Jika tidak tersedia, isi:

`Tidak Tercantum`

<a id="section-5-2-nama-responden"></a>
### 5.2 Nama Responden

Ambil nama orang yang:

- diwawancarai;
- mengisi survei;
- mewakili usaha;
- disebut sebagai narasumber utama.

Jika dokumen menyebutkan beberapa responden, pisahkan dengan titik koma.

Contoh:

`Aulia; Pak Sofyan`

Jangan memasukkan nama penyusun laporan sebagai responden kecuali dinyatakan sebagai narasumber.

<a id="section-5-3-jenis-usaha-percetakan"></a>
### 5.3 Jenis Usaha Percetakan

Salin jenis usaha atau layanan yang disebutkan.

Contoh:

- digital printing;
- offset printing;
- large format;
- sablon;
- sublimasi;
- merchandise;
- finishing;
- percetakan umum.

Jika terdapat beberapa jenis, pisahkan dengan titik koma.

<a id="section-5-4-lama-usaha-berjalan"></a>
### 5.4 Lama Usaha Berjalan

Pertahankan bentuk informasi asli.

Contoh:

- `17 tahun`
- `Sekitar 17 tahun`
- `Sejak Februari 2009`
- `Lebih dari 10 tahun`

Jangan menghitung usia usaha berdasarkan asumsi apabila dokumen hanya menyebutkan tahun berdiri, kecuali tanggal acuan tersedia secara jelas.

Jika melakukan perhitungan, tambahkan keterangan:

`Hasil perhitungan berdasarkan tahun berdiri`

<a id="section-5-5-jumlah-karyawan"></a>
### 5.5 Jumlah Karyawan

Pertahankan qualifier atau keterangan pembanding.

Contoh:

- `25 orang`
- `Lebih dari 25 orang`
- `Sekitar 10 orang`
- `5–8 orang`

Jangan mengubah `lebih dari 25 orang` menjadi `25 orang`.

<a id="section-5-6-rata-rata-jumlah-order-per-hari"></a>
### 5.6 Rata-Rata Jumlah Order per Hari

Pertahankan nilai dan qualifier.

Contoh:

- `50 order per hari`
- `Sekitar 50+ order per hari`
- `10–20 order per hari`
- `Tidak Tercantum`

Jangan mengubah data bulanan menjadi data harian tanpa dasar perhitungan yang jelas.

<a id="section-5-7-sumber-order-paling-banyak-berasal-dari"></a>
### 5.7 Sumber Order Paling Banyak Berasal Dari

Ambil channel penjualan atau sumber order yang disebutkan.

Contoh:

- offline;
- WhatsApp;
- sales lapangan;
- agen;
- marketplace;
- Instagram;
- Shopee;
- website;
- repeat customer.

Apabila dokumen hanya mencantumkan daftar channel tanpa menentukan yang paling banyak, tulis semua channel dan tambahkan:

`Urutan dominan tidak tercantum`

<a id="section-5-8-pencatatan-order-dilakukan-menggunakan"></a>
### 5.8 Pencatatan Order Dilakukan Menggunakan

Isi dengan media atau proses pencatatan order.

Contoh:

- buku manual;
- kertas;
- Microsoft Excel;
- Google Sheets;
- WhatsApp;
- Accurate;
- aplikasi POS;
- ERP;
- kombinasi manual dan digital.

Bedakan antara media pencatatan dan nama sistem.

<a id="section-5-9-sistem-yang-sedang-dipakai"></a>
### 5.9 Sistem yang Sedang Dipakai

Isi dengan nama software atau sistem yang aktif digunakan.

Contoh:

- Accurate;
- Printsoft;
- aplikasi internal;
- ERP custom;
- POS;
- belum menggunakan sistem khusus.

Apabila sistem pernah dibeli tetapi tidak digunakan, jangan memasukkannya sebagai sistem aktif.

Tambahkan keterangan:

`Pernah digunakan` atau `Tidak aktif`

jika relevan.

<a id="section-5-10-status-produksi-atau-order-dipantau-dengan"></a>
### 5.10 Status Produksi atau Order Dipantau Dengan

Isi dengan metode pemantauan proses produksi atau status order.

Contoh:

- komunikasi lisan;
- grup WhatsApp;
- kertas produksi;
- SPK fisik;
- papan produksi;
- Excel;
- software produksi;
- dashboard ERP;
- belum dipantau secara sistematis.

<a id="section-5-11-laporan-omzet-order-atau-piutang-dibuat-menggunakan"></a>
### 5.11 Laporan Omzet, Order, atau Piutang Dibuat Menggunakan

Isi dengan media atau aplikasi pelaporan.

Contoh:

- Excel;
- Accurate;
- buku manual;
- Google Sheets;
- laporan aplikasi;
- kombinasi Accurate dan Excel;
- belum dibuat secara rutin.

Pisahkan sistem laporan jika masing-masing laporan memakai media berbeda.

Contoh:

`Omzet: Accurate; Piutang: Excel; Produksi: dokumen manual`

<a id="section-5-12-fitur-yang-paling-dibutuhkan"></a>
### 5.12 Fitur yang Paling Dibutuhkan

Pilih maksimal lima fitur berdasarkan kebutuhan atau prioritas yang dinyatakan dalam dokumen.

Aturan:

- gunakan fitur yang disebutkan langsung;
- prioritaskan fitur dengan urutan tertinggi;
- jangan memilih lebih dari lima;
- pisahkan fitur menggunakan titik koma;
- jangan menambahkan fitur berdasarkan asumsi;
- jangan memasukkan fitur berprioritas rendah apabila sudah tersedia lima fitur utama.

Contoh:

`Tracking Order; Sales/POS; Piutang/AR; Quotation; Inventory`

Jika dokumen menyebutkan lebih dari lima fitur tanpa urutan, pilih lima yang paling sering atau paling tegas dinyatakan dan beri catatan:

`Pemilihan berdasarkan penekanan dalam dokumen`

Jika prioritas tidak dapat ditentukan, isi:

`Perlu Verifikasi`

<a id="section-5-13-dokumen-terlampir"></a>
### 5.13 Dokumen Terlampir

Isi dengan:

- nama file;
- jenis file;
- nomor halaman yang digunakan;
- hyperlink jika tersedia;
- jumlah halaman jika dapat diketahui.

Contoh:

`Wawancara Sofasco.pdf — PDF — 9 halaman`

Jika terdapat beberapa dokumen:

`Wawancara Sofasco.pdf; Survey Sofasco.xlsx`

---

<a id="section-6-penanganan-data-tidak-tersedia"></a>
## 6\. Penanganan Data Tidak Tersedia

Gunakan nilai berikut secara konsisten:

- `Tidak Tercantum` — informasi tidak ada di dokumen;
- `Tidak Terbaca` — informasi ada tetapi tidak dapat dibaca;
- `Perlu Verifikasi` — informasi meragukan atau belum dikonfirmasi;
- `N/A` — field tidak berlaku;
- kosong — hanya jika pengguna meminta data kosong tetap kosong.

Jangan menggunakan `0` untuk menggantikan data yang tidak tersedia.

---

<a id="section-7-struktur-workbook"></a>
## 7\. Struktur Workbook

Buat workbook dengan **1 sheet** saja yang sudah include berikut.

<a id="section-sheet-awal-recap-percetakan"></a>
### Sheet Awal `RECAP PERCETAKAN`

Gunakan struktur matriks yang telah ditentukan:

- kolom A1-I1 sebagai judul;
- kolom A-A13 sebagai subjudul;
- kolom C2-C13 dan seterusnya sebagai data setiap percetakan.

<a id="section-sheet-ke-2-data-import"></a>
### Sheet Ke - 2`DATA IMPORT`

Buat versi data normal agar siap diimpor ke aplikasi.

Gunakan header:

Header`PrintingBusinessNameRespondentNamePrintingBusinessTypeBusinessAgeEmployeeCountDailyOrderAveragePrimaryOrderSourceOrderRecordingMethodCurrentSystemProductionTrackingMethodReportingMethodRequiredFeaturesSourceDocumentVerificationStatusSourcePageNotes`

Ketentuan:

- satu baris satu percetakan;
- satu kolom satu atribut;
- tidak menggunakan merge cell;
- tidak menggunakan baris kosong di tengah tabel;
- gunakan header `snake_case`;
- aktifkan filter;
- gunakan Excel Table;
- freeze baris header.

<a id="section-sheet-ke-3-daftar-sumber"></a>
### Sheet Ke - 3 `DAFTAR SUMBER`

Gunakan kolom:

- `source_name`
- `source_type`
- `document_title`
- `page_count`
- `processing_status`
- `business_name`
- `record_count`
- `source_reference`
- `notes`

<a id="section-sheet-ke-4-master-list"></a>
### Sheet ke - 4 `MASTER LIST`

Berisi daftar:

- jenis usaha;
- metode pencatatan;
- sistem;
- metode tracking produksi;
- sumber order;
- fitur;
- status verifikasi;
- status dokumen.

---

<a id="section-8-aturan-desain"></a>
## 8\. Aturan Desain

Gunakan warna berikut:

- biru tua: `#17365D`;
- biru menengah: `#1F4E78`;
- biru muda: `#D9EAF7`;
- biru sangat muda: `#EEF6FC`;
- putih: `#FFFFFF`;
- warna teks: `#1F2937`;
- border: `#B8C7D9`.

<a id="section-format-judul"></a>
### Format Judul

Kolom pertama:

- warna biru tua;
- tulisan putih;
- bold;
- rata tengah;
- wrap text;
- tinggi baris dan lebar kolom disesuaikan.

<a id="section-format-subjudul"></a>
### Format Subjudul

Kolom kedua:

- warna biru muda;
- tulisan biru tua atau hitam;
- bold;
- wrap text;
- border tipis;
- lebar cukup untuk membaca seluruh pertanyaan.

<a id="section-format-isi"></a>
### Format Isi

Kolom ketiga dan seterusnya:

- gunakan putih atau biru sangat muda secara bergantian;
- gunakan wrap text;
- gunakan border tipis;
- rata kiri untuk teks;
- rata tengah untuk angka pendek;
- lebar kolom minimal cukup untuk membaca data;
- gunakan freeze pane agar subjudul tetap terlihat.

---

<a id="section-9-validasi-data"></a>
## 9\. Validasi Data

<a id="section-nama-percetakan"></a>
### Nama Percetakan

- wajib terisi;
- tidak boleh kosong;
- tandai kemungkinan duplikat.

<a id="section-nama-responden"></a>
### Nama Responden

- wajib terisi jika terdapat dalam dokumen;
- jika tidak tersedia, gunakan `Tidak Tercantum`.

<a id="section-jumlah-karyawan"></a>
### Jumlah Karyawan

- pertahankan teks asli pada sheet recap;
- pada sheet data impor, pisahkan nilai numerik dan qualifier jika diperlukan.

<a id="section-jumlah-order"></a>
### Jumlah Order

- pertahankan nilai asli;
- jangan menghilangkan tanda `+`, `sekitar`, atau rentang.

<a id="section-fitur-yang-dibutuhkan"></a>
### Fitur yang Dibutuhkan

- maksimal lima fitur;
- fitur dipisahkan dengan titik koma;
- tandai merah apabila lebih dari lima;
- tandai kuning apabila masih `Perlu Verifikasi`.

<a id="section-dokumen-terlampir"></a>
### Dokumen Terlampir

- wajib mencantumkan nama file;
- tambahkan nomor halaman jika tersedia;
- tambahkan hyperlink apabila memungkinkan.

---

<a id="section-10-aturan-ekstraksi-banyak-dokumen"></a>
## 10\. Aturan Ekstraksi Banyak Dokumen

Jika pengguna melampirkan beberapa dokumen:

 1. Catat seluruh dokumen pada `03_DAFTAR SUMBER`.
 2. Baca seluruh dokumen.
 3. Kelompokkan dokumen berdasarkan nama percetakan.
 4. Buat satu kolom untuk satu percetakan pada `01_RECAP PERCETAKAN`.
 5. Buat satu baris untuk satu percetakan pada `02_DATA IMPORT`.
 6. Gabungkan data hanya jika percetakannya sama.
 7. Catat seluruh file sumber pada field `Source Document`.
 8. Jika data antar-dokumen berbeda, jangan memilih salah satu secara diam-diam.
 9. Gunakan status `Perlu Verifikasi`.
10. Tulis perbedaan pada kolom `Notes`.

---

<a id="section-11-alur-kerja-deterministik"></a>
## 11\. Alur Kerja Deterministik

Ikuti urutan berikut:

 1. Baca SKILL secara menyeluruh.
 2. Baca seluruh dokumen pengguna.
 3. Hitung jumlah dokumen dan halaman.
 4. Identifikasi jumlah usaha percetakan.
 5. Tentukan hubungan antara dokumen dan usaha.
 6. Catat seluruh sumber.
 7. Ekstrak 13 informasi wajib.
 8. Pertahankan qualifier pada angka.
 9. Pilih maksimal lima fitur utama.
10. Catat file dan halaman sumber.
11. Buat sheet panduan.
12. Buat sheet recap dalam format matriks.
13. Buat sheet data impor dalam format normal.
14. Buat master list.
15. Terapkan dropdown dan validasi.
16. Terapkan desain biru tua, biru muda, dan putih.
17. Aktifkan freeze pane.
18. Aktifkan filter.
19. Buat validasi QA.
20. Periksa duplikasi.
21. Periksa data kosong.
22. Periksa jumlah fitur.
23. Periksa formula error.
24. Ekspor menjadi `.xlsx`.
25. Jika diminta, ekspor `02_DATA IMPORT` menjadi CSV UTF-8.
26. Laporkan hasil dan data yang perlu diverifikasi.

---

<a id="section-12-larangan"></a>
## 12\. Larangan

Jangan:

- mengarang nama responden;
- mengarang nama percetakan;
- menebak jumlah karyawan;
- menebak jumlah order;
- mengubah angka perkiraan menjadi angka pasti;
- menghapus tanda `+`;
- mengubah `lebih dari` menjadi nilai pasti;
- memilih lebih dari lima fitur;
- mencampurkan data beberapa percetakan;
- menggabungkan data yang bertentangan;
- menggunakan data dari internet tanpa permintaan pengguna;
- membuat klaim bahwa dokumen telah dibaca jika file tidak dapat diakses;
- menggunakan merge cell pada sheet data impor;
- mengubah header wajib;
- memasukkan contoh sebagai data aktual.

---

<a id="section-13-quality-assurance"></a>
## 13\. Quality Assurance

Sebelum menyerahkan file, periksa:

- Judul `Recap Data Percetakan - Cetakia` tersedia.
- Kolom pertama menggunakan warna biru tua.
- Kolom kedua berisi 13 subjudul wajib.
- Kolom ketiga dan seterusnya berisi data dokumen.
- Satu kolom mewakili satu percetakan.
- Satu baris pada data impor mewakili satu percetakan.
- Semua dokumen tercatat.
- Semua halaman telah diperiksa.
- Nama percetakan sesuai dokumen.
- Nama responden sesuai dokumen.
- Jumlah karyawan mempertahankan qualifier.
- Jumlah order mempertahankan qualifier.
- Fitur maksimal lima.
- Dokumen terlampir mencantumkan nama file.
- Data tidak tersedia tidak diisi dengan asumsi.
- Data meragukan ditandai `Perlu Verifikasi`.
- Header data impor memakai `snake_case`.
- Filter aktif.
- Freeze pane aktif.
- Dropdown berfungsi.
- Tidak ada merge pada tabel data impor.
- Tidak ada formula error.
- File dapat dibuka sebagai XLSX.
- Data siap digunakan dan diimpor.

---

<a id="section-14-kontrak-output"></a>
## 14\. Kontrak Output

Hasil akhir wajib berupa file Excel `.xlsx`.

Workbook berisi **HANYA 1 SHEET SAJA**

File harus:

- modern;
- profesional;
- mudah dibaca;
- teliti;
- sistematis;
- tidak mengarang data;
- dapat ditelusuri ke dokumen sumber;
- siap digunakan;
- siap diekspor;
- siap diimpor ke website atau aplikasi Cetakia.

---

<a id="section-15-prompt-siap-pakai"></a>
## 15\. Prompt Siap Pakai

> Bertindaklah sebagai Senior Administrator Expert, Document Analyst, dan Spreadsheet Specialist.
>
> Baca seluruh dokumen wawancara, survei, atau data percetakan yang saya lampirkan. Periksa semua halaman, tabel, diagram, judul, subjudul, profil usaha, dan informasi responden.
>
> Buat file Excel dengan judul **Recap Data Percetakan - Cetakia**.
>
> Pada sheet kolom awal, gunakan kolom pertama sebagai judul. Gabungkan sel `A1:M1`, gunakan warna biru tua, tulisan putih, bold, dan rata tengah.
>
> Pada kolom kedua, masukkan subjudul berikut:
>
>  1. Nama percetakan
>  2. Nama responden
>  3. Jenis usaha percetakan
>  4. Lama usaha berjalan
>  5. Jumlah karyawan
>  6. Rata-rata jumlah order per hari
>  7. Sumber order paling banyak berasal dari
>  8. Saat ini pencatatan order dilakukan menggunakan
>  9. Sistem yang sedang dipakai
> 10. Status produksi/order saat ini dipantau dengan
> 11. Laporan omzet/order/piutang biasanya dibuat menggunakan
> 12. Fitur mana yang paling dibutuhkan saat ini? Pilih maksimal 5
> 13. Dokumen terlampir
>
> Kolom ketiga dan seterusnya harus berisi hasil pembacaan dokumen. Gunakan satu kolom untuk satu percetakan. Jangan mencampurkan data beberapa percetakan dalam satu kolom.
>
> Pertahankan seluruh qualifier seperti `sekitar`, `lebih dari`, `kurang dari`, tanda `+`, dan rentang angka. Jangan mengubah data perkiraan menjadi angka pasti.
>
> Untuk fitur yang paling dibutuhkan, pilih maksimal lima berdasarkan prioritas yang benar-benar disebutkan dalam dokumen. Pisahkan fitur dengan titik koma.
>
> Pada bagian dokumen terlampir, cantumkan nama file, jenis file, jumlah halaman, dan halaman sumber bila tersedia.
>
> Selain sheet recap, buat: `DATA IMPORT, DAFTAR SUMBER, dan MASTER LIST`
>
> Sheet pada bagian `DATA IMPORT` harus menggunakan format satu baris satu percetakan, header `snake_case`, tanpa merge cell, dilengkapi filter, Excel Table, freeze pane, dan validasi.
>
> Gunakan desain biru tua, biru muda, putih, dan biru sangat muda. Terapkan wrap text, border tipis, lebar kolom proporsional, conditional formatting, dropdown, dan pemeriksaan duplikasi.
>
> Jangan mengarang data. Gunakan `Tidak Tercantum`, `Tidak Terbaca`, atau `Perlu Verifikasi` sesuai kondisi.
>
> Hasilkan file `.xlsx` yang rapi, teliti, sistematis, siap digunakan, dan siap diimpor ke website atau aplikasi Cetakia.

---

<a id="section-16-format-respons-akhir"></a>
## 16\. Format Respons Akhir

**Nama File:**\
`[nama_file.xlsx]`

**Jumlah Dokumen:**\
`[jumlah dokumen]`

**Jumlah Percetakan:**\
`[jumlah percetakan]`

**Daftar Percetakan:**\
`[nama percetakan]`

**Daftar Sheet:**\
`[daftar sheet]`

**Jumlah Data:**\
`[jumlah record]`

**Data Perlu Verifikasi:**\
`[jumlah dan penjelasan]`

**Hasil Quality Assurance:**\
`OK / PERIKSA`

**Kesiapan Impor:**\
`Siap / Perlu Penyesuaian`

**File:**\
`[tautan unduh]`